[Flight] Johor – Palembang

July 5, 2007

Rute baru AirAsia: Johor – Palembang and Palembang – Johor. Alhamdulillaah, gak perlu pergi KL klo gitu.

www.airasia.com


[Baso Palembang] bonyok

May 31, 2007

bonyok = lembek = flabby

Kata ini biasanya digunakan utk menyatakan sesuatu yg sudah lembek lembut dan berair.  Sinonimnya antara lain: ‘benyek’, ‘loyak’, dan ‘genjor’. Perhatikan fragmen berikut:

Anak: ‘Mek, meli dimano mangga ni? banyak nian caknyo’

Ibu: ‘Itu tadi, Emek belanjo ke Pasar Kuto, tejingok obral mangga,  borong galo be la’

Anak: ‘Pantesan bonyok galo, barang obral ruponyo’

Ibu: ‘Ai jadilah Nang, banyak-banyak bersyukur, untuk pajoan kamu tu la’


[Baso Palembang] ucak-ucak

February 27, 2007

Dalam bahasa Indonesia, kata ini barangkali setara dengan ‘main-main’, biasanya untuk menunjukkan satu perbuatan yang nggak seriusan atau yang main-main lah gitu, misalnya ketika melihat si Aming beraksi di televisi, seorang pemirsa Palembang mengatakan: ‘Ai, ucak-ucak nian si Aming ni, pacak nian dio ni muat wong ketawo.’


[Baso Palembang] baso

February 16, 2007

baso = bahasa

Dalam percakapan sehari-hari, wong Palembang biasanya menggunakan perkataan ‘baso’ sebagai kata untuk ‘bahasa’ dalam bahasa Indonesia. Orang Palembang sepertinya suka yang praktis-praktis saja sehingga 6 huruf disingkat menjadi 4 huruf, dan satu hal lagi, pemakaian umum dalam transliterasi Indonesia-Palembang adalah penggantian akhiran ‘a’ menjadi ‘o’ seperti yang terlihat jelas dari contoh ini. Agak mirip-mirip bahasa Jawa, karena memang ada pengaruh dari situ, kalau orang Jawa menyebut Jawa sebagai ‘jowo’ tapi orang Palembang menyebutnya ‘jawo’, tapi untuk perkataan ‘orang’, bahasa Palembang langsung mengadopsi dari bahasa Jawa, yaitu sama-sama ‘wong’. Serupa tapi tak sama! ;-) =


[Baso Palembang] metu

February 13, 2007

metu = keluar

Kata ini kerapkali kita jumpai dalam percakapan sehari-hari untuk menyatakan ‘keluar’, misalnya seorang emak menanyakan kepada anaknya yang akan keluar rumah: ‘nak pegi kemano kau tu?’, anak: ‘aku nak metu dulu mak’. Atau seorang kawan datang ke rumah kawannya dan menanyakan kepada orang yang ada di rumah tentang keberadaan kawannyo itu: ‘wakya ado dak di rumah?’, wong rumah nyawab: ‘baru be metu dio tu, dak tau ke mano’.


[Baso Palembang] Go International!

February 13, 2007

Untuk lebih memasyarakatkan bahasa Palembang, dan mem-Palembang-kan masyarakat, serta upaya untuk menjadikan bahasa ini sebagai salah satu bahasa internasional yang digemari masyarakat sejagat, secara berkala blog ini akan memberikan beberapa kata dalam bahasa Palembang pasaran yang sering kita jumpai dalam percakapan sehari-hari wong Palembang asli atau palsu, kata-kata bahasa Palembang pasaran ini akan diberikan padanannya dalam bahasa kebangsaan Indonesia tentu saja dan dalam bahasa internasional lainnya jika aku tidak malas menulisnya.

Uraian akan diberikan dalam bentuk [palembang] = [indonesia] dan uraian singkat dalam penggunaan sehari-hari. Penjelasan akan menarik karena tidak hanya kosakata yang bertambah tapi juga sekaligus dengan budaya wong Palembang yang penuh dinamika.

Selamat menikmati!


Metu..

February 12, 2007

Apo kabar Mangcek / Bicek! Payo, enjok la komen di blog kamek ni ;-) =


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.