baso = bahasa
Dalam percakapan sehari-hari, wong Palembang biasanya menggunakan perkataan ‘baso’ sebagai kata untuk ‘bahasa’ dalam bahasa Indonesia. Orang Palembang sepertinya suka yang praktis-praktis saja sehingga 6 huruf disingkat menjadi 4 huruf, dan satu hal lagi, pemakaian umum dalam transliterasi Indonesia-Palembang adalah penggantian akhiran ‘a’ menjadi ‘o’ seperti yang terlihat jelas dari contoh ini. Agak mirip-mirip bahasa Jawa, karena memang ada pengaruh dari situ, kalau orang Jawa menyebut Jawa sebagai ‘jowo’ tapi orang Palembang menyebutnya ‘jawo’, tapi untuk perkataan ‘orang’, bahasa Palembang langsung mengadopsi dari bahasa Jawa, yaitu sama-sama ‘wong’. Serupa tapi tak sama!
=
Posted by RdH 
